Inilah screenchot ancaman ancaman kepada Kapolres Lumajang (Foto : Polres Lumajang / JatimTIMES)

Inilah screenchot ancaman ancaman kepada Kapolres Lumajang (Foto : Polres Lumajang / JatimTIMES)



Sukses membongkar kasus bisnis berbasis sistem Piramida pada jaringan Q-Net, Kapolres Lumajang mendapatkan apresiasi dari banyak pihak. Netizen memberikan respon positif kepada kinerja Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban, S.IK yang mendapatkan fakta banyak korban dari bisnis ini.

Namun ternyata selain apresiasi yang datang atas keberhasilan ini, ada juga yang bersikap sebaliknya, yang menyebut Kapolres Lumajang AKBD DR. Muhammad Arsal Sahban S.IK telah salah mengerti soal bisnis Q-Net dengan menyebut sebagai Money Game.

Sebuah akun yang bernama Agung Nugroho bahkan mengunggah sebuah pesan di FB yang berasal dari akun lain bernama Firman Akirya yang salah satu isinya mengancam akan melaporkan Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban S.IK ke Kapolda Jatim.

Dalam unggahan tersebut ditulis, “anda tau gak kenapa bapak arsal nanya betul tentang Qnet sampe ngepost pertanyaannya di Grub..???. sedangkan dalam video beliau sudah kayak orang tau betul tentang Qnet … malah mengatakan qnet money game.. ternyata itu salah. Sedangkan video beliau yang mengatakan qnet money game sudah tersebar di medsos sampai ke menager perusahaan Qnet zona topas tower Jakarta (kantor pusat)”

Masih dalam sebuah unggahan di Facebook, akun tersebut menulis. “manager qnet menuntut ke kapolda jatim tentang pernyataan kapolres tersebut… sehingga bapak tersebut terancam mutasi .. paham gak ? makanya beliau terpukul sehingga menanyakan betul apa qnet sebenarnya…”

Atas ancaman ini Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban S.IK menyatakan tidak akan berhenti menyelidiki kasus Q-Net yang menggunakan sistem piramida. Bahkan Kapolres menyatakan, korbannya sudah cukup banyak, semenatara sejumlah pelaku utamanya bisa tidur nyenyak dan bergelimang harta.

“Saya tidak akan mundur selama saya benar, banyak sekali korban yang merasa tertipu. Bisnis semacam ini harus segera dibongkar dan diruntuhkan karena kasihan korban yang termakan bujuk rayu bisnis money games sampai ada yang mau bunuh diri, sedangkan para pelakunya dapat tidur nyenyak bergelimang harta,” kata Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban, yang menyatakan akan terus menuntaskan kasus ini.

Dikatakan, pihaknya akan memaksimalkan penyelidikan kasus ini, agar dapat segera dapat membongkar praktik yang disebutnya sebagian penipuan berskala nasional yang korbannya diketahui ada diseluruh Indonesia.


End of content

No more pages to load