Aksi Demo Ratusan Buruh Semalam Selasa (24/3) Di Pabrik PT Bintang Inti Karya Magetan.
Aksi Demo Ratusan Buruh Semalam Selasa (24/3) Di Pabrik PT Bintang Inti Karya Magetan.

Ratusan buruh  PT Bintang Inti Karya (pabrik pakaian dalam wanita) di Desa Karangsono Kecamatan Karang Rejo Kabupaten Magetan berunjuk rasa, Selasa (24/3/2020). 

Mereka menuntut gaji yang seharusnya keluar awal bulan bulan ini hingga kini belum dibayarkan.

Sementara, perusahaan yang merupakan produsen pakaian dalam wanita itu menyatakan bersedia membayar gaji namun hanya separo dari UMK yakni Rp 1,9 juta per bulan.

Alasannya,  wabah virus corona yang menggegerkan dunia ini  berpengaruh langsung pada omset penjualan.

Alasan pihak perusahaan ini semakin menyulut amarah para buruh. 

Mereka tetap menuntut hak mereka dibayarkan penuh sesuai dengan komitmen perusahaan. 

Tak puas dengan jawaban pihak manajemen pabrik, para demonstran terus melakukan aksinya hingga polisi turun mengamankan mereka.

Wes sak enek e bakar bakar (sudah bakar semua yang ada)," begitulah teriakan salah satu buruh yang ikut dalam aksi demo tersebut.

Salah satu buruh, sebut saja MN (23) menjelaskan bahwa gaji mereka seharusnya keluar pada awal bulan. Namun hingga akhir bulan gaji tersebut belum juga diberikan.

Karena kemarahan memuncak, para buruh akhirnya nekat merusak beberapa fasilitas pabrik.

Aksi demo ratusan buruh ini terekam dalam video amatir salah seorang buruh.

Dalam video tersebut tampak sejumlah pria peserta demo menendang beberapa pintu pembatas pabrik tersebut.

Bahkan, sejumlah buruh juga sempat menyandera mobil milik direktur perusahaan dan menaiki atapnya.

Video rekaman salah seorang buruh tersebut memperlihatkan bara api yang muncul dari ban bekas yang menjadi sasaran amarah mereka.

Para buruh kian beringas karena perwakikan perusahaan yang berwenang memberi penjelasan atas persoalan ini tak kunjung menemui mereka.

Bahkan, ditunggu  hingga pukul 21:30 WIB tak satu pun perwakilan perusahaan keluar menemui para pendemo.

Amarah pendemo reda setelah rombongan Bupati Magetan, Forkopimda dan petugas kepolisian  datang ke lokasi. 

Rombongan Bupati Magetan dan anggota Forkopimda datang pukul 22:00 WIB menemui para demonstran.

Bupati Magetan Dr drs Suprawoto SH MSi memutuskan kekurangan gaji yang menjadi hak para buruh pabrik akan dibayar Pemkab Magetan.

“Kami ambil solusi hak buruh berupa kekurangan gaji maka Pemda yang akan menjami. Perusahaan nanti urusannya dengan Pemda,” tegasnya.