Foto : Presidential Palace/Agus Suparto
Foto : Presidential Palace/Agus Suparto

Allah menugaskan pak Jokowi menemani kesedihan mereka. Begitulah sepenggal kalimat yang dituliskan warganet dengan akun @blontankpoer. Saat banyak masyarakat harus membatalkan berbagai hajatnya, seperti resepsi pernikahan, dikarenakan serangan virus covid-19.
Jokowi ditugaskan Allah juga untuk menemani mereka yang begitu sedih karena orang-orang yang dicintainya dimakamkan tanpa dampingan keluarga dan warga sekitar.
"banyak orang merasakan dan mengalami resepsi pernikahan dibatalkan karena Corona. meski biaya sudah dikumpulkan sejak lama. 
banyak orang sedih karena orang yg dicintai dimakamkan tanpa dampingan keluarga akibat kena Covid19.
Allah ‘menugaskan’ Pak Jokowi menemani sedih mereka," cuit @blontankpoer.
Cuitan itu pun semakin lengkap dengan jepretan foto Presidential Palace/Agus Suparto yang memperlihatkan sosok Jokowi yang terduduk di sebuah kursi. Dengan sarung dan kopiah hitamnya, orang nomor satu di Indonesia terlihat menutup wajahnya dengan satu tangan. Tubuhnya tertekuk, aroma kesedihan begitu menyeruak dari foto yang di-posting di Ig Kumparan.
Jokowi sedang berduka di tengah kesedihan warganya yang dihantam virus Corona. Ibunya, Sudjiatmi Notomihardjo, meninggal dunia setelah 4 tahun berjuang melawan kanker tenggorokan, Rabu (25/3/2020).
Lengkap sudah duka Indonesia. Saat Corona terus mengintai jiwa warga dan telah membuat berbagai kesedihan menyeruak di langit biru Indonesia. Sang Presiden pun diuji Allah dengan meninggalnya orang yang sangat dihormatinya.
"Nahkoda yang handal dan tangguh tidak terlahir dari air laut yang tenang," tulis @Maji53049714.
Begitulah warganet memberikan pandangannya atas sosok presidennya yang sedang diuji wabah virus Corona yang per Kamis (26/3/2020) telah membuat 893 orang positif terinfeksi. Serta korban meninggal mencapai 78 orang, dengan jumlah yang sembuh 35 orang.
Begitu kental kesedihan Jokowi yang tertampakkan dalam foto itu membuat warganet pun membanjirinya dengan simpati dan empatinya.
@Meitamilvill221 menuliskan, "Menangis pun harus sembunyi2," cuitnya dengan menyematkan emoji mata berkaca-kaca.
Akun @beibeebooyaa memotret foto Jokowi itu dengan kalimat, "Kebanyakan pria kyknya gini, nutupin air mata nya, belaga kuat pdhl dalamnya hancur jg. Apalagi gak bs nemenin di saat terakhir. Sedih bgt pasti,,You're human after all sir," cuitnya.
Berbagai sungkawa pun mengalir untuk Jokowi. Tagar #KeepMyStrongMyPresident serta doa mengalir terus untuknya.
Karena Allah 'menugaskan' Jokowi untuk menemani kesedihan mereka (warganya). Maka kesedihan pun harus disembunyikannya sebagai seorang anak yang ditinggal 'pulang' ibunya. Posisinya sebagai Presiden tak mengizinkannya untuk larut dalam duka pribadinya. 
"Dan masih harus meeting G20 lg denger2 infonya..kl gw yg di situ ntah gimana ambyarnya gw hrs ttp kerja di tengah kemalangan," cuit @christysouisa.
Tugas negara memanggil Jokowi. Maka, Kamis (26/3/2020) malam pun sang Presiden harus kembali ke Ibu Kota untuk mengikuti KTT Luar Biasa G20 yang membahas upaya penanganan virus Covid-19.
"Saya telah kembali ke Ibu Kota dan langsung mengikuti KTT Luar Biasa G20 yang membahas upaya penanganan Covid-19. KTT ini digelar secara virtual dari pukul tujuh malam," tulis @jokowi di akun Ig-nya.
"Saya mengajak para pemimpin G20 untuk bersama-sama memenangkan dua peperangan, yaitu melawan Covid-19 dan melawan pelemahan ekonomi dunia," lanjutnya.
Raut muka Jokowi di foto itu pun masih memperlihatkan gores kesedihan. Tapi Allah 'menugaskan' Jokowi untuk menemani kesedihan mereka dan mengusir hal sewarna yang bisa terjadi pada warga Indonesia lainnya. Maka, hanya selang satu hari pemakaman ibunya, Jokowi pun bertugas untuk melanjutkan perangnya.
Walau ada pepatah, ujian terbesar seorang laki-laki adalah ketika ditinggal ibu selamanya. Seperti yang dinyatakan @DidiSut88291608, "Ujian terbesar laki2 adalah ketika ditinggal ibu untuk selama-lamanya,". Jokowi terlihat mampu merapikan kesedihan pribadinya. Mengemas ulang segala kekuatannya sebagai manusia untuk kembali ke medan laga.
Keep Strong My President, begitulah lantunan doa warganet dialirkan. Karena Allah 'menugaskan' kamu untuk menemani kesedihan mereka, maka simpan sedih pribadinya yang manusia itu.
Nahkoda yang handal dan tangguh tidak terlahir dari air laut yang tenang. 
"Semoga pak jokowi diberikan kesabaran & indonesia bisa pulih kembali dgn virus corona yg ada di indonesia...amiin," doa @denny71341270.
Keep Strong My President, Stay Strong People of Indonesia.